PERKEMBANGAN KOPERASI

PERKEMBANGAN KOPERASI DI INDONESIA

Setelah aku membaca dari berbagai sumber, aku dapat mengambil kesimpulan bahwa koperasi di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan yang sangat pesat.

Dimulai dengan mengenal adanya koperasi di negeriku tercinta ini, barulah aku mengerti awal mula sejarah koperasi di Indonesia hingga sekarang ini.

Ternyata koperasi,  dimulai dengan adanya gerakan koperasi dan yang pertama kali dipelopori oleh R. Aria Wiriatmadja di Purwokerto pada tahun 1896. Beliau mendirikan koperasi kredit dengan tujuan membantu rakyat indonesia yang mempunyai hutang kepada rentenir.

Kegiatan beliau kemudian diminati dan dikembangkan oleh De Wolf Van Westerrode asisten Residen Wilayah Purwokerto di Banyumas dengan merintis koperasi simpan-pinjam.

Pada tahun 1908 Boedi Oetomo pun mempunyai pandangan untuk mendirikan koperasi keperluan rumah tangga. Kemudian Sarikat Islam yang didirikan tahun 1911 pun ikut membantu yaitu dengan mengembangkan koperasi yang bergerak di bidang keperluan sehari-hari dengan cara membuka toko-toko koperasi.

Pada tahun 1920,  berdirilah Jawatan Koperasi yang pimpin oleh  DR. J.H. Boeke. Ternyata semenjak berdirinya Jawatan Koperasi dapat menunjukkan suatu tingkat perkembangan yang terus meningkat dari tahun ke tahunnya.

Dapat perhatikan dari data-data yang ada, pada tahun 1930 koperasi di Indonesia berjumlah 39 buah tetapi tahun 1939 koperasi berubah jumlahnya menjadi 574 buah.

Sungguh mengesankan dan mengagumkan perkembangan koperasi yang terjadi, sangat tidak kusangka. Dan dari 574 koperasi yang ada 423 kopersi diantaranya merupakan Koperasi yang bergerak dibidang simpan-pinjam bisa diperkirakan sekitar 77%, didalamnya ada 19 buah adalah koperasi lumbung sedangkan 33% adalah koperasi konsumsi ataupun koperasi produksi.

Saat Jepang menjajah Indonesia, Jepang mendirikan koperasi kumiyai, yang ternyata koperasi tersebut  dijadikan alat  untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya sehingga mendatangkan penderitaan bagi rakyat Indonesia.

Tetapi dengan semangat juang yang tinggi , Pada akhirnya Bangsa Indonesia memperoleh  Kemerdekaannya pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama kalinya di Tasikmalaya pada tanggal 12 Juli 1947 yang hingga sekarang  diperingati sebagai Hari Koperasi Indonesia.

Dapat diambil kesimpulan juga bahwa koperasi di Indonesia dikelompokkan menjadi beberapa jenis koperasi, yaitu :

1. Koperasi Simpan Pinjam, koperasi ini merupakan koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman yang berfungsi membantu masyarakat yang berhubungan dengan masalah keuangan.

2. Koperasi Konsumen, merupakan koperasi yang memiliki anggota yaitu para konsumen yang menjalankan kegiatan usaha jual beli dengan menyediakan dan menjual barang konsumsi.

3. Koperasi Produsen, merupakan koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM yang menjalankan kegiatan usaha pengadaan bahan baku dan bahan penolong untuk anggota koperasi.

4. Koperasi Pemasaran, koperasi ini merupakan koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi atau anggotanya.

5. Koperasi Jasa, merupakan koperasi yang memberikan kontribusi dibidang usaha jasa lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s