RESUME PRESENTASI BAB I MATERI HUKUM

Hukum bermakna luas, meliputi semua peraturan atau ketentuan tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur kehidupan dalam masyarakat dan memiliki sanksi yang mendasar terhadap pelanggarnya.

Pengertian hukum mempunyai makna yang berlainan dari para ahli sarjana hukum dipandang dari sudut dan titik beratnya akan dapat diperoleh unsur hukum. Para ahli sarjana diantaranya adalah Van Kan, Utrecht, Wiryono Kusumo.

Tugas hukum adalah untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam masyarakat, dan menjaga serta mencegah agar setiap orang tidak menjadi hakim atas dirinya sendiri, tidak mengadili, dan menjatuhi hukuman terhadap setiap pelanggaran hukum. Setiap perkara harus diselesaikan melalui proses pengadilan dengan perantara hukum berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Sumber-sumber hukum ditinjau dari segi :

  1. Sumber-sumber hukum material
  2. Sumber-sumber hukum formal, antara lain :

a)      Undang-undang (statute).

b)      Kebiasaan (costum).

c)      Keputusan-keputusan hakim (jurisprudentie).

d)      Traktat (treaty).

e)      Pendapat sarjana hukum (doktrin).

Dari segi bentuk, hukum terbagi atas :

  1. Hukum tertulis.
  2. Hukum tidak tertulis.

Kodifikasi hukum adalah pembukaan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap.

Ekonomi berasal dari Bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu Oikos yang berarti rumah tangga dan Nomos berari aturan.

Pengertian ilmu ekonomi menurut M. Manulang adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya untuk mencapai kemakmuran.

Ilmu ekonomi terbagi atas :

  1. Ilmu Deskriptif.
  2. Ilmu Teori, terdiri atas :

a)      Ekonomi Makro.

b)      Ekonomi Mikro.

  1. Ilmu Terapan.

Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan lainnya dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.

Hukum ekonomi dibedakan menjadi :

  1. Hukum ekonomi pembangunan.
  2. Hukum ekonomi sosial.

Mengapa orang ekonomi harus belajar hukum?

Agar orang ekonomi tidak buta tentang hukum.

Urutan Perundang-undangan :

  1. UUD disahkan oleh MPR
  2. UU/Perpu disahkan oleh DPR dan Pemerintah
  3. PP/Kepres disahkan oleh Presiden
  4. Kepmen/SKmentri disahkan oleh Mentri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s