RESEP DISAYANG TEMAN

RESEP DISAYANG TEMAN

Siapa saja bisa memasak, tetapi tidak semua orang bisa membuat hidangan lezat. Begitu pula dalam berteman.

Setiap manusia di bumi ini mempunyai teman. Tetapi tentunya akan lebih bangga dan bahagia rasanya kalau kita, selain mempunyai banyak teman, juga disayang oleh mereka semua.

Aku punya resep rahasianya, yang terdiri atas bahan-bahan utama dan langkah ampuh yang dapat langsung dipraktekkan dalam berteman.

Bahan 1 : Waktu Bersama

Mana mungkin kita bisa berteman baik tanpa menghabiskan waktu bersama? Bahkan sahabat pena pun perlu waktu untuk sekedar menulis dan membaca surat.

Tetapi harus diingat, tidak hanya bersama di saat senang saja, tapi ada waktu yang pantang terlewatkan. Yaitu, berada di sampingnya saat ia merana, kita bertugas untuk memotivasinya agar dia bisa bangkit kembali dan tidak terpuruk terus-menerus. Pertolongan pertama saat sahabat kita merana adalah :

  • Berikan sebungkus permen, sebatang coklat atau sepotong es krim yang akan membuatnya tersenyum manis;
  • Berpelukan, dekapan hangat, atau bahkan sekedar rangkulan sahabat yang akan menguatkannya;
  • Perhatian kita untuk bertanya ada apa, ada masalah apa, atau apa yang bisa kubantu akan membuatnya merasa nyaman bercerita.

Bahan 2 : Komunikasi

Pembicaraan dapat dimulai dengan saling bercerita, mencurahkan hati bahkan dengan beradu argumen, semua itu merupakan bentuk komunikasi yang diperlukan dalam pertemanan. Dan supaya lancar, jangan lupa memperhatikan tiga kunci ini, yaitu :

  • Sopan, karena kita harus tetap memperhatikan etika dalam berteman;
  • Jujur, karena dengan jujur semua akan terasa menyenangkan dan lebih bisa terbuka mengutarakan pendapat juga bisa menjdai bahan introspeksi diri;
  • Rahasia, karena tidak semua cerita dapat dibagikan kepada semua orang, kita harus bisa menjaga kepercayaannya untuk menyimpan rahasia.

Bahan 3 : Kesabaran

Terkadang kita pasti mengalami saat yang tidak menyenangkan dalam pertemanan, entah karena sifat, karakter, atau pun tingkah lakunya yang tidak sesuai dengan kita. Oleh karena itu kita siapkan kesabaran yang cukup untuk mengerti keadaannya tetapi dengan diikuti sikap yang menghormati dan menyayanginya apa adanya sehingga tidak menyakiti hatinya. Harena pastinya kita pun memiliki kelemahan yang sama dan tidak luput dari kesalahan.

Bahan 4 : Perhatian

Yang satu ini fungsinya seperti garam dan gula. Tanpa adanya garam dan gula masakan akan terasa hambar. Begitu pula dengan perhatian. Ada banyak cara untuk menunjukan perhatian kita. Mulai dari mengirimkan pesan apa kabar, berbicara di telepon, memberi kado ulang tahun atau oleh-oleh, menjenguknya saat ia sakit, atau pun sekedar mengingatkan untuk makan tepat waktu. Satu hal yang penting adalah ketulusan, karena kalau tidak tulus sehebat apapun perhatian kita, jangan harap akan meninggalkan kesan.

Bahan 5 : Hiasan Manis

Hiasan manis yang kumaksudkan adalah :

  • Senyum manis, dimana senyum yang kita berikan adalah senyum bahagia yang datang dari dalam hati, yang bisa membuat teman kita merasa nyaman;
  • Tawa lepas, tidak harus tertawa berlebihan tetapi dengan menikmati waktu bersamanya dan berbahagia dengan tertawa saat mendapatkan kejadian lucu.
  • Perhatikan, dengan mengamati gerak-gerik dan cara berfikir teman kita, dan memperhatikannya maka kita akan bisa mengenalnya lebih dalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s