Sejarah Toefl

Nama   : Devinta Galuh Wardhani

Kelas   : 3EB05
NPM   : 20208346

 

TOEFL

 

TOEFL stands for Test Of Home as a Foreign Language (Test of English as a foreign language), organized by an institution in the United States which called ETS (Educational Testing Service).
At first, the TOEFL is required for students in countries whose primary language is not English, but want to continue their studies to the countries official language is English, such as the United States, Canada, and Western European countries.
It is necessary to ensure that students from countries of non-English-speaking can follow lectures in English speaking countries well. Among other things:
• Ensuring that the student will understand the description given lecturer in English (listening skills).
• Students understand the books required textbook (reading skills).
• Students are able to make scientific writing with correct grammar (writing & grammar skills).
To be accepted in western countries, prospective students must have a minimum TOEFL score of 500 (Europe), even to the United States, the TOEFL score required is 550. (The maximum value TOEFL Paper Based Test is 677).

 

Along with the times, even countries whose native language is not English, such as Japan, Korea, India, Malaysia, Indonesia, etc. require certain TOEFL score for prospective students, whether it came from within the country, especially if coming from overseas. In Indonesia, even the TOEFL is also used to:
• Requirements for acceptance of new employees in government agencies, public and private companies.
• Terms of admission of new students for the level of S2 and S3.
• Term of submission of scholarship, either from government or private.
TOEFL myself have several times experienced improvements by the organizers, ETS. The forms of the TOEFL test has ever introduced to the public, namely:
1. TOEFL Paper Based Test
Consists of 3 sections: Listening, Structure, and Reading
Maximum Score: 677
2. TOEFL Computer Based Test
Consisting of 4 Section: Listening, Structure, Reading, Writing
Maximum Score: 300
3. TOEFL Internet Based Test
Consisting of 4 sections: Listening, Reading, Writing, Speaking.
Maximum score: 120.

Although officially, since the TOEFL Internet Based Test was introduced in the whole world, then this type may not apply anymore, but in fact to date, TOEFL Paper Based Test still widely used in various institutions of higher education and for recruitment of employees in Indonesia, or in state-non-English speaking countries.

TOEFL adalah singkatan dari Test Of English as a Foreign Language (Test Bahasa Inggris sebagai bahasa asing), yang diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Service).

Pada awalnya, TOEFL diperlukan bagi para pelajar di negara-negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, tetapi ingin melanjutkan studi ke negara-negara yang bahasa resminya adalah bahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa Barat.

Ini diperlukan untuk memastikan bahwa siswa-siswa dari negara berbahasa non-bahasa Inggris tersebut dapat mengikuti perkuliahan di negara berbahasa Inggris dengan baik. Antara lain untuk:

  • Memastikan bahwa mahasiswa tersebut memahami uraian yang diberikan dosen dalam bahasa Inggris (listening skill).
  • Mahasiswa memahami buku-buku textbook yang diwajibkan (reading skill).
  • Mahasiswa mampu membuat tulisan ilmiah dengan tatabahasa yang benar (writing & grammar skill).

Untuk dapat diterima di negara-negara barat, calon mahasiswa haruslah memiliki TOEFL score minimal 500 (Eropa), bahkan untuk di Amerika Serikat, TOEFL score yang disyaratkan adalah 550. (Nilai maksimal TOEFL Paper Based Test adalah 677).

Seiring perkembangan zaman, bahkan negara-negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, seperti Jepang, Korea, India, Malaysia, Indonesia, dll mensyaratkan TOEFL Score tertentu bagi calon mahasiswanya, baik yang datang dari dalam negeri, apalagi jika berasal dari luar negeri. Di Indonesia, TOEFL bahkan digunakan juga untuk :

  • Persyaratan bagi penerimaan karyawan baru di instansi pemerintah, perusahaan pemerintah dan swasta.
  • Syarat penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang S2 dan S3.
  • Syarat pengajuan beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta.

TOEFL sendiri sudah beberapa kali mengalami penyempurnaan oleh lembaga penyelenggaranya, ETS. Bentuk-bentuk TOEFL Test yang pernah diperkenalkan ke publik yaitu :

  1. TOEFL Paper Based Test
    Terdiri atas 3 section : Listening, Structure, and Reading
    Maximum Score : 677
  2. TOEFL Computer Based Test
    Terdiri dari 4 Section : Listening, Structure, Reading, Writing
    Maximum Score : 300
  3. TOEFL Internet Based Test
    Terdiri dari 4 section : Listening, Reading, Writing, Speaking.
    Maximum score : 120.

Meskipun resminya, sejak TOEFL Internet Based Test diperkenalkan di seluruh dunia, maka jenis sebelumnya tidak berlaku lagi, tetapi kenyataannya sampai saat ini, TOEFL Paper Based Test masih digunakan secara luas di berbagai lembaga pendidikan tinggi maupun untuk rekrutmen karyawan di Indonesia, atau di negara-negara yang bukan berbahasa Inggris.

Opini saya mengenai TOEFL adalah

Di Indonesia, TOEFL merupakan media atau sarana di mana seseorang dinilai seberapa kemampuannya dalam Bahasa Inggris. Biasanya TOEFL dilakukan untuk memenuhi persyaratan tertentu yaitu dalam hal pendidikan untuk jenjang yang lebih tinggi, tuntutan pekerjaan di perusahaan maupun pemerintahan, serta yang berhubungan dengan beasiswa ke luar negeri.

Test yang dilakukan ada beberapa tahapan dalam bentuk pilihan ganda yaitu :

  • Menulis; dalam hal memahami penulisan yang ada di dalam soal kemudian menjawab soal dengan melengkapinya.
  • Membaca; dalam hal membaca cerita dalam bentuk paragraf kemudian menjawab pertanyaan sesuai dengan kalimat yang ada di dalam paragraf.
  • Struktur; dalam hal memahami perbendaharaan kata atau urutan kata.
  • Mendengarkan; dalam hal mendengarkan percakapan dua orang.

Penyelenggara TOEFL adalah lembaga-lembaga pendidikan, baik seperti universitas maupun tempat kursus terkemuka. Di mana hasil yang didapatkan berupa sertifikat penilaian. Penilaian dari test ini standar nilainya adalah 450 dan nilai maksimalnya adalah 670.

TOEFL seharusnya diwajibkan karena merupakan uji kemampuan Bahasa Inggris untuk mengetahui seberapa mampukah mengerti dan memahami Bahasa Inggris secara mendasar. TOEFL sebagai acuan dalam penilaian pemahaman mengenai tata bahasa, penulisan, membaca dan mendengarkan percakapan.

 

Nama   : Devinta Galuh Wardhani

Kelas   : 3EB05
NPM   : 20208346

 

TOEFL

 

TOEFL stands for Test Of Home as a Foreign Language (Test of English as a foreign language), organized by an institution in the United States which called ETS (Educational Testing Service).
At first, the TOEFL is required for students in countries whose primary language is not English, but want to continue their studies to the countries official language is English, such as the United States, Canada, and Western European countries.
It is necessary to ensure that students from countries of non-English-speaking can follow lectures in English speaking countries well. Among other things:
• Ensuring that the student will understand the description given lecturer in English (listening skills).
• Students understand the books required textbook (reading skills).
• Students are able to make scientific writing with correct grammar (writing & grammar skills).
To be accepted in western countries, prospective students must have a minimum TOEFL score of 500 (Europe), even to the United States, the TOEFL score required is 550. (The maximum value TOEFL Paper Based Test is 677).

 

Along with the times, even countries whose native language is not English, such as Japan, Korea, India, Malaysia, Indonesia, etc. require certain TOEFL score for prospective students, whether it came from within the country, especially if coming from overseas. In Indonesia, even the TOEFL is also used to:
• Requirements for acceptance of new employees in government agencies, public and private companies.
• Terms of admission of new students for the level of S2 and S3.
• Term of submission of scholarship, either from government or private.
TOEFL myself have several times experienced improvements by the organizers, ETS. The forms of the TOEFL test has ever introduced to the public, namely:
1. TOEFL Paper Based Test
Consists of 3 sections: Listening, Structure, and Reading
Maximum Score: 677
2. TOEFL Computer Based Test
Consisting of 4 Section: Listening, Structure, Reading, Writing
Maximum Score: 300
3. TOEFL Internet Based Test
Consisting of 4 sections: Listening, Reading, Writing, Speaking.
Maximum score: 120.

Although officially, since the TOEFL Internet Based Test was introduced in the whole world, then this type may not apply anymore, but in fact to date, TOEFL Paper Based Test still widely used in various institutions of higher education and for recruitment of employees in Indonesia, or in state-non-English speaking countries.

TOEFL adalah singkatan dari Test Of English as a Foreign Language (Test Bahasa Inggris sebagai bahasa asing), yang diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Service).

Pada awalnya, TOEFL diperlukan bagi para pelajar di negara-negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, tetapi ingin melanjutkan studi ke negara-negara yang bahasa resminya adalah bahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa Barat.

Ini diperlukan untuk memastikan bahwa siswa-siswa dari negara berbahasa non-bahasa Inggris tersebut dapat mengikuti perkuliahan di negara berbahasa Inggris dengan baik. Antara lain untuk:

  • Memastikan bahwa mahasiswa tersebut memahami uraian yang diberikan dosen dalam bahasa Inggris (listening skill).
  • Mahasiswa memahami buku-buku textbook yang diwajibkan (reading skill).
  • Mahasiswa mampu membuat tulisan ilmiah dengan tatabahasa yang benar (writing & grammar skill).

Untuk dapat diterima di negara-negara barat, calon mahasiswa haruslah memiliki TOEFL score minimal 500 (Eropa), bahkan untuk di Amerika Serikat, TOEFL score yang disyaratkan adalah 550. (Nilai maksimal TOEFL Paper Based Test adalah 677).

Seiring perkembangan zaman, bahkan negara-negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, seperti Jepang, Korea, India, Malaysia, Indonesia, dll mensyaratkan TOEFL Score tertentu bagi calon mahasiswanya, baik yang datang dari dalam negeri, apalagi jika berasal dari luar negeri. Di Indonesia, TOEFL bahkan digunakan juga untuk :

  • Persyaratan bagi penerimaan karyawan baru di instansi pemerintah, perusahaan pemerintah dan swasta.
  • Syarat penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang S2 dan S3.
  • Syarat pengajuan beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta.

TOEFL sendiri sudah beberapa kali mengalami penyempurnaan oleh lembaga penyelenggaranya, ETS. Bentuk-bentuk TOEFL Test yang pernah diperkenalkan ke publik yaitu :

  1. TOEFL Paper Based Test
    Terdiri atas 3 section : Listening, Structure, and Reading
    Maximum Score : 677
  2. TOEFL Computer Based Test
    Terdiri dari 4 Section : Listening, Structure, Reading, Writing
    Maximum Score : 300
  3. TOEFL Internet Based Test
    Terdiri dari 4 section : Listening, Reading, Writing, Speaking.
    Maximum score : 120.

Meskipun resminya, sejak TOEFL Internet Based Test diperkenalkan di seluruh dunia, maka jenis sebelumnya tidak berlaku lagi, tetapi kenyataannya sampai saat ini, TOEFL Paper Based Test masih digunakan secara luas di berbagai lembaga pendidikan tinggi maupun untuk rekrutmen karyawan di Indonesia, atau di negara-negara yang bukan berbahasa Inggris.

Opini saya mengenai TOEFL adalah

Di Indonesia, TOEFL merupakan media atau sarana di mana seseorang dinilai seberapa kemampuannya dalam Bahasa Inggris. Biasanya TOEFL dilakukan untuk memenuhi persyaratan tertentu yaitu dalam hal pendidikan untuk jenjang yang lebih tinggi, tuntutan pekerjaan di perusahaan maupun pemerintahan, serta yang berhubungan dengan beasiswa ke luar negeri.

Test yang dilakukan ada beberapa tahapan dalam bentuk pilihan ganda yaitu :

  • Menulis; dalam hal memahami penulisan yang ada di dalam soal kemudian menjawab soal dengan melengkapinya.
  • Membaca; dalam hal membaca cerita dalam bentuk paragraf kemudian menjawab pertanyaan sesuai dengan kalimat yang ada di dalam paragraf.
  • Struktur; dalam hal memahami perbendaharaan kata atau urutan kata.
  • Mendengarkan; dalam hal mendengarkan percakapan dua orang.

Penyelenggara TOEFL adalah lembaga-lembaga pendidikan, baik seperti universitas maupun tempat kursus terkemuka. Di mana hasil yang didapatkan berupa sertifikat penilaian. Penilaian dari test ini standar nilainya adalah 450 dan nilai maksimalnya adalah 670.

TOEFL seharusnya diwajibkan karena merupakan uji kemampuan Bahasa Inggris untuk mengetahui seberapa mampukah mengerti dan memahami Bahasa Inggris secara mendasar. TOEFL sebagai acuan dalam penilaian pemahaman mengenai tata bahasa, penulisan, membaca dan mendengarkan percakapan.

 

 

 

 

 

 

 

 

One response to “Sejarah Toefl

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s