Dompetku Tertinggal

Ada hal yang lucu dari judul diatas. Mengapa ?
Karena hal ini merupakan pengalaman pribadi saya, sehingga saat mau menulis tulisan ini saya nyengir-nyengir sendiri.
Lucu sekali kejadiannya. Jadi berawal dari bangun pagi yang sudah telat, masuk kuliah pagjam setengah 8 pagi yang tidak boleh telat lebih dari lima menit, ditambah lagi capcus ke kampus dengan kendaraan bermotor yang dengan kecepatan tinggi kalo menurut saya (hehehe :D) yang membuat saya tidak ingin telat masuk kuliah..
Dan dengan mengendaarai sepeda motor y6ang dipicu dengan adrenalin yang tinggi, alhasil saya pun berhasil untuk pertama kalinya tidak telat masuk kuliah untuk mata kuliah saat it

Seolah-olah saya sebagai pembalap yang handal di jalan raya, merasa tidak ada tugas dan paper yang tertinggal. Tapi buruknya dari keterburu-buruan baru saya ketahui, saat hendak istirahat makan siang. Hmmm

Bagaimana tidak, ternyata kuncian yang paling penting dibawa setiap orang yakni “Dompet” luput dari pikiran saya yang beranggapan kalo dompet tidak mungkin ketinggalan. Tapi untungnya, saya makan bersama pacar saya. Jadi dia deh yang ngedeluanin membayar makanannya, padahal jadwalnya saya yang mentraktir dia..  Maaf ya pacar Hhe🙂

Beruntung sekali, coba kalo makannya sendirian. Mau minta siapa yang bayarin … Hehehee

Lanjut ke kisah berikutnya setelah kejadian itu. Kali ini bukan saya yang mengalami kejadian konyol tersebut, melainkan teman saya yang mengalami kejadian itu. Saya jadi tambah ketawa mengingat kejadian itu.. Hahahahhaa Lol

Saat itu seperti biasa, kala dimalam hari, perut saya minta di isi asupan gizi. Jadi saya memutuskan untuk ke warung makan alias warteg, meski baru berselang sekitar 3 jam saya baru makan. Sesampainya di warteg tersebut ternyata teman saya sudah duluan untuk makan. Nah,waktu saya mau memesan makanan, dan temen saya mau membayar sejumlah makanan yang telah di amankan ke perutnya, dia mulai merogoh kocek atau saku celananya dalam-dalam. Ternyata uang yang dia bawa kurang atau tidak mencukupi apa yang telah di makannya tadi. Dengan wajah yang sedikit malu, dia ngeles dangan tuturan kata “saya salah membawa uang”. Mendengar ucapan teman saya tersebut, mebuat perut saya geli pngen tertawa kenceng. Mengingat hal yang dialaminya pernah saya alami waktu itu ..
Hahahahaa
Untungnya saya membawa duit lebih, jadi saya ngedeluanin membayar makanan teman saya …

So, jangan pernah terburu-buru untuk melakukan atau mengerjakan sesuatu. Pasti hasilnya tidak seindah kalo kita tidak terburu-buru
^_^

One response to “Dompetku Tertinggal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s